Ambil 180g air hangat, tambahkan 3g ragi aktif dan 3g gula, aduk rata dan diamkan selama 5 menit untuk mengaktifkan ragi.
Perhatikan
Suhu air tidak boleh terlalu panas, jika tidak, ragi akan mati dan fermentasi gagal.
Label alergen dihasilkan oleh AI dan mungkin tidak lengkap atau salah. Jika Anda memiliki alergi makanan, selalu periksa sendiri setiap bahan.
Detail resep dihasilkan oleh AI dari video dan mungkin mengandung kesalahan — hanya sebagai referensi.
scheduleSiapkan lebih dulu
Ambil 180g air hangat, tambahkan 3g ragi aktif dan 3g gula, aduk rata dan diamkan selama 5 menit untuk mengaktifkan ragi.
Perhatikan
Suhu air tidak boleh terlalu panas, jika tidak, ragi akan mati dan fermentasi gagal.
Tambahkan 1.5g baking powder dan 15g minyak babi ke 300g tepung terigu, tuangkan air ragi untuk membentuk adonan, diamkan selama 15 menit lalu uleni hingga kalis.
Perhatikan
Air harus ditambahkan ke dalam tepung secara bertahap, jika tidak adonan akan terlalu basah dan sulit diuleni.
Potong tahu putih menjadi dadu kecil dan rebus dalam air mendidih selama 2 menit; potong dadu jamur shiitake dan kobis.
Perhatikan
Ingat untuk meniriskan air setelah memotong sayuran agar isian tidak terlalu berair.
Tambahkan jamur, tahu, daun bawang cincang, jahe, 3 sdm kecap asin, 1 sdm kecap manis, garam, gula, 1 sdm tauco ke daging cincang, aduk rata, lalu tambahkan minyak, minyak wijen, bumbu spekuk, dan kobis.
Perhatikan
Aduk isian daging ke arah yang sama saat membumbui hingga menjadi lengket dan elastis.
Biarkan adonan berfermentasi selama sekitar 1 jam hingga mengembang dua kali lipat, dan lubang jari tidak memantul kembali.
Perhatikan
Suhu lingkungan fermentasi tidak boleh terlalu rendah, jika tidak waktu perlu diperpanjang.
Keluarkan adonan yang sudah difermentasi, uleni hingga gas keluar, gulung memanjang dan bagi menjadi 12 bagian kecil sekitar 42g masing-masing, bulatkan lalu pipihkan.
Perhatikan
Pengeluaran gas harus tuntas, jika tidak bakpao akan berlubang besar di bagian dalamnya.
Gilas adonan menjadi kulit dengan pinggiran tipis dan bagian tengah tebal, masukkan isian, buat sekitar 12 lipatan dari pinggir, tarik ke atas dan jepit erat untuk menutup.
Perhatikan
Bagian penutup harus dijepit dengan erat, jika tidak air daging akan bocor saat dikukus.
Letakkan bakpao yang sudah dibungkus di dalam kukusan dengan menyisakan cukup ruang, lakukan fermentasi kedua selama sekitar 30 menit hingga membesar dan memantul saat disentuh.
Perhatikan
Jangan terlalu lama melakukan fermentasi kedua, jika tidak bakpao akan mengempis dan bentuknya jelek.
Hati-hati terhadap luka bakar uap saat memindahkan kukusan panas atau membuka penutup, disarankan memakai sarung tangan tahan panas.
Setelah air mendidih, taruh kukusan dan kukus dengan api besar selama 12 menit, lalu angkat dan sajikan.
local_fire_departmentApi besar 12 menitPerhatikan
Jangan langsung buka tutup kukusan setelah matang, diamkan selama 3 menit untuk mencegah kempis akibat perubahan suhu.