Dalam mangkuk adonan besar, takar 500g tepung terigu protein tinggi dan tambahkan 1 sdt garam.
Perhatikan
Jauhkan garam dari ragi aktif pada awalnya agar garam tidak mematikan ragi.
Label alergen dihasilkan oleh AI dan mungkin tidak lengkap atau salah. Jika Anda memiliki alergi makanan, selalu periksa sendiri setiap bahan.
Detail resep dihasilkan oleh AI dari video dan mungkin mengandung kesalahan — hanya sebagai referensi.
scheduleSiapkan lebih dulu
Dalam mangkuk adonan besar, takar 500g tepung terigu protein tinggi dan tambahkan 1 sdt garam.
Perhatikan
Jauhkan garam dari ragi aktif pada awalnya agar garam tidak mematikan ragi.
Tuang 7g ragi kering ke dalam 325ml air hangat di gelas ukur lalu aduk rata hingga larut.
Perhatikan
Air harus hangat suam-suam kuku
air mendidih akan membunuh ragi
Aduk 1 sdt garam ke dalam 500g tepung dalam mangkuk menggunakan tangan, lalu tuang larutan ragi dan aduk dengan sendok hingga adonan kasar menyatu.
Perhatikan
Aduk hingga rata agar tidak ada sisa tepung kering di dasar mangkuk.
Pindahkan adonan ke permukaan yang ditaburi tepung, taburi tangan dengan 50g tepung ekstra untuk membersihkan adonan lengket di jari. Uleni dengan kuat menggunakan telapak tangan dengan cara meregangkan dan melipat selama 10 menit hingga halus, kenyal, dan elastis.
Perhatikan
Gosokkan tepung pada telapak tangan untuk membersihkan adonan lengket
jangan menambahkan terlalu banyak tepung ekstra agar kulit pizza tidak keras
Gulung adonan yang telah diuleni menjadi bentuk memanjang di atas permukaan bertepung dan potong menjadi 4 bagian sama besar menggunakan pisau tajam. Bentuk setiap bagian menjadi bola yang halus.
Perhatikan
Potong adonan dengan bersih menggunakan pisau dan jangan ditarik atau disobek dengan tangan agar struktur gluten tetap terjaga.
Taburi loyang besar secara merata dengan 20g tepung semolina. Letakkan 4 bola adonan di atas loyang, beri jarak yang cukup antar adonan.
Perhatikan
Beri jarak yang cukup antar bola adonan karena ukurannya akan mengembang dua kali lipat saat diistirahatkan.
Taburi bagian atas bola adonan dengan sedikit tepung, tutup loyang dengan kain lap basah, dan istirahatkan di tempat yang hangat tanpa hembusan angin selama 2 jam hingga adonan mengembang dua kali lipat dan menjadi lembut serta penuh gelembung udara.
Perhatikan
Kain penutup harus tetap lembap untuk mencegah terbentuknya lapisan kulit kering dan keras pada adonan yang sedang mengembang.
Taburi permukaan kerja yang bersih dengan tepung. Pindahkan 1 bola adonan yang telah mengembang ke atas permukaan bertepung. Tekan bagian tengah secara perlahan dengan kepalan dan jari tangan, putar dan regangkan ke luar menjadi dasar pizza bundar dengan pinggiran yang sedikit lebih tebal. Jika ada robekan kecil, cubit adonan dari bagian tepi ke tengah untuk menambalnya.
Perhatikan
Jangan meratakan adonan dengan rolling pin agar gelembung udara hasil pengembangan tidak kempis.
Sendokkan 200g saus tomat passata ke tengah dasar pizza dan ratakan melingkar dengan bagian belakang sendok, sisakan pinggiran bersih setebal 1cm. Siram dengan 2 sdm minyak zaitun extra virgin, taburi 0.5 sdt garam, parutkan 30g keju Parmesan di atas saus, sebarkan 200g suwiran keju mozzarella segar, dan beri 15g daun kemangi segar di atasnya.
Perhatikan
Jangan memberi terlalu banyak saus tomat di atas adonan
cairan yang berlebihan akan membuat dasar pizza menjadi lembek dan basah
Taburi sekop pizza (pizza peel) dengan 10g tepung semolina. Tarik adonan pizza mentah yang telah diberi topping ke atas sekop dengan hati-hati dan rapikan bentuknya menjadi bulat rapi.
Perhatikan
Pastikan sekop pizza telah ditaburi tepung semolina dengan baik agar adonan mentah dapat meluncur lancar tanpa lengket.
Berhati-hatilah saat beroperasi di sekitar suhu oven yang sangat panas. Selalu gunakan sarung tangan tahan panas saat memasukkan atau mengeluarkan sekop pizza dari oven panas untuk menghindari luka bakar serius. Suhu oven yang sangat tinggi dapat menyebabkan luka bakar parah secara instan jika bersentuhan langsung dengan kulit.
Meluncurkan pizza dari sekop ke dalam oven yang telah dipanaskan terlebih dahulu pada suhu 220°C dan panggang selama 7 menit (atau 2 hingga 3 menit dalam oven kayu tradisional berpanas tinggi) hingga kulitnya berwarna cokelat keemasan dan renyah, serta keju mozzarella meleleh sempurna dan berbuih.
local_fire_department220°C selama 7 menit di oven standar, atau 2-3 menit di oven kayuPerhatikan
Awasi waktu pemanggangan dengan cermat
suhu tinggi dapat membakar bagian tepi kulit pizza dengan cepat
Keluarkan pizza yang telah matang dari sekop ke atas talenan kayu. Potong menjadi bentuk segitiga dengan pisau besar atau pemotong roda pizza dan sajikan segera selagi hangat.
Perhatikan
Keju leleh dan saus tomat sangat panas saat baru keluar dari oven
biarkan dingin selama 1 menit sebelum dimakan agar mulut tidak terlukai