Panaskan oven hingga 170 C.
local_fire_department170 CPerhatikan
Oven harus mencapai suhu yang diatur sebelum memasukkan kacang, jika tidak waktu panggang akan lebih lama dan tidak merata.
Label alergen dihasilkan oleh AI dan mungkin tidak lengkap atau salah. Jika Anda memiliki alergi makanan, selalu periksa sendiri setiap bahan.
Detail resep dihasilkan oleh AI dari video dan mungkin mengandung kesalahan — hanya sebagai referensi.
Panaskan oven hingga 170 C.
local_fire_department170 CPerhatikan
Oven harus mencapai suhu yang diatur sebelum memasukkan kacang, jika tidak waktu panggang akan lebih lama dan tidak merata.
Kenakan sarung tangan oven saat mengambil loyang panas dari oven untuk mencegah luka bakar pada kulit.
Sebarkan 350g kacang tanah kupas dalam satu lapisan di atas loyang, masukkan ke oven yang sudah dipanaskan dan panggang pada suhu 170 C selama 20 hingga 22 menit hingga berwarna kuning keemasan, lalu keluarkan dan sisihkan hingga dingin.
local_fire_department170 C, 20-22 menitPerhatikan
Kacang harus dalam satu lapisan tanpa tumpang tindih, jika tidak bagian yang bertumpuk tidak akan renyah
harus benar-benar dingin sebelum digiling, jika tidak akan berminyak dan menjadi adonan lembek
Gunakan food processor untuk menggiling 350g kacang tanah kupas yang sudah dingin menjadi bubuk kacang yang halus, lalu tuang ke mangkuk besar untuk digunakan nanti.
Perhatikan
Gunakan food processor secara berdenyut, jika tidak, penggilingan terus-menerus akan mengubah kacang menjadi selai kacang alih-alih bubuk.
Masukkan 300g tepung terigu, 140g gula halus, dan 1/4 sdm garam halus ke dalam mangkuk, lalu aduk rata menggunakan pengocok.
Perhatikan
Gula halus mudah menggumpal dan harus diaduk rata, jika tidak akan ada gumpalan keras dengan rasa manis yang tidak merata di dalam adonan.
Ayak tepung kering yang sudah dicampur ke dalam bubuk kacang, lalu aduk rata menggunakan pengocok hingga membentuk campuran bubuk yang merata.
Perhatikan
Ayak dengan lembut agar tepung tidak tumpah keluar mangkuk
harus diayak dengan tuntas agar tekstur kue tidak kasar
Tambahkan 150g minyak kacang, aduk dulu dengan spatula, lalu uleni dengan tangan hingga membentuk adonan yang lembut dan pas.
Perhatikan
Tambahkan minyak kacang secara bertahap dan aduk rata, jika tidak, penambahan sekaligus akan membuat adonan sulit diuleni dan rapuh.
Ambil 1/2 sendok makan (sekitar 7g) adonan, tekan hingga padat lalu bulatkan perlahan, letakkan dengan rapi di atas loyang yang sudah dialasi kertas baking.
Perhatikan
Adonan harus ditekan padat sebelum dibulatkan, jika tidak kue akan mudah retak dan hancur saat dipanggang.
Gunakan ujung corong untuk menekan cekungan kecil di tengah setiap bola adonan secara perlahan.
Perhatikan
Gunakan tekanan sedang, menekan terlalu dalam akan memecahkan dan merusak seluruh bola adonan.
Tambahkan 1/2 sdm air ke 1 kuning telur, aduk rata, lalu saring menggunakan saringan untuk digunakan nanti.
Perhatikan
Olesan telur harus disaring tuntas untuk menghilangkan kotoran, jika tidak akan ada gumpalan yang merusak penampilan kue.
Oleskan lapisan tipis olesan telur secara merata di permukaan setiap kue.
Perhatikan
Oleskan hanya selapis tipis olesan telur, jika terlalu banyak mengumpul di cekungan, olesan akan gosong hitam saat dipanggang.
Kenakan sarung tangan oven saat mengeluarkan loyang panas dari oven untuk mencegah loyang yang sangat panas membakar tangan Anda.
Masukkan kue yang sudah diolesi kuning telur ke dalam oven yang dipanaskan pada suhu 170 C, panggang selama 20 menit, lalu keluarkan dan sisihkan hingga benar-benar dingin.
local_fire_department170 C, 20 menitPerhatikan
Kue kacang yang baru matang sangat rapuh dan mudah hancur
harus benar-benar dingin sebelum dipindahkan, jika tidak akan hancur menjadi serbuk
Masukkan kue kacang yang sudah benar-benar dingin ke dalam wadah kedap udara untuk disimpan.
Perhatikan
Wadah harus benar-benar kedap udara, jika tidak kue akan menyerap kelembapan dan menjadi lembek, kehilangan tekstur lumer di mulut.