Tambahkan 1 sdt gula, 7g ragi, dan 125ml air hangat ke dalam mangkuk, lalu aduk rata.
Perhatikan
Air hangat tidak boleh terlalu panas, jika tidak ragi akan mati dan gagal mengembang.
Label alergen dihasilkan oleh AI dan mungkin tidak lengkap atau salah. Jika Anda memiliki alergi makanan, selalu periksa sendiri setiap bahan.
Detail resep dihasilkan oleh AI dari video dan mungkin mengandung kesalahan — hanya sebagai referensi.
Tambahkan 1 sdt gula, 7g ragi, dan 125ml air hangat ke dalam mangkuk, lalu aduk rata.
Perhatikan
Air hangat tidak boleh terlalu panas, jika tidak ragi akan mati dan gagal mengembang.
Tutup dengan penutup dan diamkan selama 10 menit hingga gelembung terbentuk di permukaan.
Perhatikan
Jika tidak ada gelembung yang terbentuk, ragi tidak aktif dan harus diulang, jika tidak adonan tidak akan mengembang.
Tambahkan sisa 50g gula, 30g mentega cair, 1 telur, 1/2 sdt garam, dan 300g tepung roti ke dalam air ragi, lalu aduk dengan spatula silikon menjadi adonan kasar.
Perhatikan
Mentega harus dicairkan dan didinginkan hingga suam-suam kuku, jika tidak mentega panas akan membunuh ragi.
Tutup adonan dan diamkan selama 10 menit untuk melemaskan gluten.
Perhatikan
Harus ditutup agar permukaan adonan tidak kering dan mengeras.
Taburkan sedikit tepung di permukaan, keluarkan adonan, letakkan 1 sdm mentega di atasnya, lalu uleni terus hingga mentega terserap sepenuhnya dan adonan menjadi halus.
Perhatikan
Adonan akan sangat lengket di awal
hindari langsung menambahkan terlalu banyak tepung, jika tidak roti akan kering dan keras
Olesi permukaan adonan dengan sedikit minyak, masukkan ke mangkuk, tutup rapat dengan plastik wrap, dan biarkan mengembang selama 1,5 hingga 2 jam hingga dua kali lipat.
Perhatikan
Suhu lingkungan fermentasi tidak boleh terlalu dingin, jika tidak waktu harus diperpanjang hingga mengembang sempurna.
Minyak panas mungkin sedikit memercik; jaga jarak aman saat memasukkan bawang bombay.
Panaskan wajan dengan sedikit minyak, tumis 30g bawang bombay cincang hingga harum, tuangkan 100ml air, lalu tambahkan 1/2 sdt merica, 1 sdt kecap asin, 2 sdt kecap manis, 1 sdt minyak wijen, 2 sdm saus tiram, 3 sdm gula, 1/2 sdt kaldu ayam, dan 1 sdt arak masak hingga mendidih. Kemudian tuangkan larutan maizena yang dibuat dari 2 sdm maizena dan 4 sdm air sambil terus diaduk hingga saus mengental. Terakhir, masukkan 150g char siu, aduk rata, pindahkan ke piring, tutup dengan plastik wrap, dan masukkan ke kulkas.
local_fire_departmentApi sedang, sekitar 5 hingga 8 menitPerhatikan
Larutan maizena harus dituangkan sambil diaduk cepat, jika tidak akan menggumpal dan merusak konsistensi.
Periksa apakah adonan yang mengembang sudah dua kali lipat, tekan adonan untuk mengeluarkan udara. Taburkan tepung, lipat dan tekan adonan, gulung memanjang, lalu potong menjadi 12 bagian sama besar.
Perhatikan
Usahakan memotong menjadi 12 bagian secara merata, jika tidak matangnya tidak akan bersamaan.
Bulatkan masing-masing dari 12 potong adonan menjadi bola yang halus, dan tata rapi di atas loyang.
Perhatikan
Permukaan harus halus dan bebas retak saat dibulatkan, jika tidak akan pecah saat mengembang.
Tutup bola adonan di atas loyang dengan plastik wrap dan diamkan selama 15 menit.
Perhatikan
Harus ditutup plastik wrap, jika tidak permukaan akan kering dan mudah robek saat dipipihkan.
Taburkan tepung, pipihkan adonan dengan tangan atau giling dengan rolling pin, isi dengan isian char siu, cubit ujungnya hingga rapat menjadi bola bundar, ulangi dan letakkan kembali di loyang.
Perhatikan
Bagian penutup harus dicubit rapat, jika tidak air isian akan bocor saat dipanggang.
Tutup loyang dengan plastik wrap dan diamkan di tempat hangat (25-28°C) selama 45 menit hingga adonan mengembang dua kali lipat.
Perhatikan
Suhu tidak boleh terlalu tinggi, jika tidak minyak dalam isian akan mencair dan merusak struktur adonan.
Kocok 1 telur hingga rata, dan gunakan kuas untuk mengoleskan cairan telur secara merata di atas setiap adonan.
Perhatikan
Lakukan dengan lembut saat mengoleskan telur untuk menghindari rusaknya adonan yang lembut.
Harus mengenakan sarung tangan oven saat mengeluarkan loyang panas untuk mencegah luka bakar.
Masukkan loyang ke dalam oven yang sudah dipanaskan pada suhu 180°C (panaskan selama 5 menit) dan panggang selama 15 menit hingga permukaannya kecoklatan.
local_fire_department180°C, 15 menitPerhatikan
Suhu oven berbeda-beda
perhatikan warna pada beberapa menit terakhir agar tidak gosong
Campurkan 1 sdt madu dan 1 sdt air panas secara merata, lalu selagi panas, oleskan air madu di atas permukaan roti yang baru matang.
Perhatikan
Air madu harus dioleskan selagi roti masih panas dari oven untuk memberikan kilau yang indah.