Dalam gelas ukur kecil, campurkan 2 sdm heavy cream dan 1 butir kuning telur. Kocok cepat dengan garpu hingga tercampur rata dan halus, lalu sisihkan.
Lemon Tart Klasik Prancis (Tarte au Citron)
Label alergen dihasilkan oleh AI dan mungkin tidak lengkap atau salah. Jika Anda memiliki alergi makanan, selalu periksa sendiri setiap bahan.
Detail resep dihasilkan oleh AI dari video dan mungkin mengandung kesalahan — hanya sebagai referensi.
skilletInstruksi
scheduleSiapkan lebih dulu
- circleAdonan kulit tart perlu didinginkan di dalam kulkas selama 1 jam terlebih dahulu.1h
Dalam mangkuk besar, masukkan 150g tepung terigu serbaguna, 0.25 sdt garam, dan 50g gula pasir. Aduk rata menggunakan whisk hingga semua bahan kering tercampur sempurna.
Potong 113g mentega tawar dingin menjadi kubus kecil. Masukkan potongan mentega ke dalam campuran tepung. Gunakan ujung jari untuk meremas dan mencampur mentega ke dalam tepung hingga terbentuk remahan kasar berukuran seperti kacang polong yang menyatu saat digenggam rapat.
Perhatikan
Mentega harus benar-benar dingin langsung dari kulkas
jika mentega melunak atau meleleh karena panas tangan, kulit tart akan menjadi alot dan tidak renyah
Tuangkan campuran krim dan kuning telur ke dalam mangkuk sambil diaduk dengan garpu. Gunakan tangan untuk memadatkan adonan perlahan di dalam mangkuk hingga menyatu menjadi bulatan adonan kuning yang padat dan halus tanpa sisa tepung kering.
Perhatikan
Jangan menguleni adonan terlalu keras
cukup satukan perlahan hingga menyatu, jika tidak gluten akan terbentuk dan membuat kulit tart menyusut saat dipanggang
Pipihkan adonan menjadi bentuk cakram bulat. Bungkus rapat dengan kertas roti atau plastic wrap lalu simpan di dalam kulkas selama 1 jam hingga mengeras.
Perhatikan
Jangan lewati proses pendinginan adonan
jika mentega di dalamnya tidak mengeras, adonan akan lengket, sulit digilas, dan mudah robek
Buka bungkus adonan dingin dan biarkan beberapa menit di suhu ruang hingga tekanan jari meninggalkan sedikit bekas. Taburi alas adonan dan rolling pin dengan 1 sdm tepung terigu. Gilas adonan ke arah luar secara merata sambil sering diputar hingga membentuk lingkaran berdiameter 28 hingga 30 cm dengan ketebalan sekitar 1/8 inci.
Perhatikan
Terus putar dan gerakkan adonan saat menggilas, taburi sedikit tepung jika perlu, jika tidak adonan akan menempel pada alas dan sobek saat diangkat.
Gulung adonan secara longgar pada rolling pin, angkat, dan bentangkan di atas loyang tart bergerigi ukuran 9 inci dengan dasar yang bisa dilepas. Tekan perlahan adonan ke sudut dasar dan dinding bergerigi dari bagian tepi tanpa menarik atau meregangkannya. Gunakan pisau kecil untuk memotong sisa adonan di bagian bibir atas loyang hingga rata.
Perhatikan
Dorong adonan perlahan ke lekukan bergerigi daripada menariknya ke bawah
meregangkan adonan akan membuat dinding tart menyusut saat dipanggang
Masukkan loyang tart ke dalam freezer selama 30 menit hingga kulit tart membeku keras saat disentuh.
Perhatikan
Jangan terburu-buru
adonan harus benar-benar beku sebelum dipanggang agar dinding kulit tart tidak ambles saat terkena panas oven
Selalu gunakan sarung tangan oven saat memegang loyang tart logam yang sangat panas keluar masuk oven untuk mencegah luka bakar parah.
Panaskan oven hingga 375°F (190°C). Keluarkan kulit tart yang beku dari freezer lalu tusuk-tusuk seluruh bagian dasarnya secara merata dengan garpu. Panggang di rak tengah oven pada suhu 375°F (190°C) selama 20 menit hingga kulit kering dan berwarna kuning keemasan muda. Angkat dan dinginkan sebentar.
local_fire_department375°F (190°C), 20 menitPerhatikan
Tusuk seluruh bagian dasar kulit tart dengan garpu sebelum masuk oven, jika tidak uap panas yang terperangkap akan menggelembungkan dasar kulit tart hingga rusak.
Cuci tangan sampai bersih dengan sabun setelah memegang telur mentah dan cangkang telur untuk mencegah kontaminasi silang bakteri.
Dalam mangkuk kaca sedang, pecahkan 4 butir telur utuh dan tambahkan 2 butir kuning telur. Kocok kuat dengan garpu atau whisk hingga tercampur rata dan homogen, lalu sisihkan.
Dalam panci sedang, masukkan 113g mentega tawar dan 200g gula pasir. Gunakan parutan microplane untuk memarut kulit 2 buah lemon langsung ke dalam panci (sekitar 2 sdm parutan kulit lemon).
Perhatikan
Parut hanya bagian kulit luar lemon yang berwarna kuning cerah
jangan sampai terkena bagian putih di bawahnya yang pahit, jika tidak rasa lemon curd akan menjadi pahit
Belah dua lemon yang sudah diparut kulitnya. Peras airnya melalui saringan kecil ke dalam gelas ukur hingga terkumpul 120ml air perasan lemon segar, buang bijinya. Tuangkan 120ml air lemon ke dalam panci bersama mentega, gula, dan parutan kulit lemon.
Taruh panci di atas api sedang. Aduk sesekali dengan whisk selama 3 hingga 5 menit hingga mentega meleleh sempurna, gula larut, dan cairannya mendidih serta bergolak aktif.
local_fire_departmentapi sedang, 3 hingga 5 menitPerhatikan
Aduk sesekali saat dipanaskan agar butiran gula tidak mengendap di dasar panci dan gosong sebelum mentega meleleh.
Sambil terus mengocok campuran telur, tuangkan sekitar 1/2 cangkir (120ml) cairan lemon-mentega panas secara perlahan dalam aliran kecil untuk menghangatkan telur perlahan. Setelah menyatu, tuangkan sisa cairan panas perlahan sambil terus dikocok kuat hingga menjadi cairan kuning yang sangat halus, mengilap, dan tidak menggumpal.
Perhatikan
Tuangkan cairan panas sangat perlahan dalam aliran kecil sambil terus mengocok cepat
menuangkan cairan panas sekaligus akan langsung mematangkan telur menjadi telur orak-arik
Tuang kembali campuran telur ke dalam panci saus. Panaskan di atas api kecil sambil terus diaduk tanpa henti dengan whisk selama 3 hingga 5 menit. Perhatikan hingga adonan mengental jelas, mengeluarkan gelembung letupan lambat di tengah, dan melapisi bagian belakang sendok kayu tanpa menetes. Segera angkat dari api.
local_fire_departmentapi kecil, 3 hingga 5 menitPerhatikan
Jaga api tetap kecil dan aduk terus hingga ke sudut dasar panci
jika berhenti mengaduk meski beberapa detik, telur di dasar panci akan gosong dan menggumpal
Letakkan saringan kawat halus di atas mangkuk kaca bersih. Tuangkan lemon curd hangat yang kental ke dalam saringan, gunakan whisk atau spatula untuk menekan curd yang lembut ke dalam mangkuk, menyaring semua parutan kulit lemon dan gumpalan putih telur. Buang sisa ampas pada saringan.
Gunakan sarung tangan oven saat memasukkan dan mengeluarkan tart dari dalam oven untuk melindungi tangan dari luka bakar.
Turunkan suhu oven ke 350°F (177°C). Tuang lemon curd hangat yang telah disaring ke dalam kulit tart yang sudah dipanggang, bersihkan mangkuk dengan spatula. Goyangkan loyang tart perlahan di atas meja agar permukaannya rata. Panggang pada suhu 350°F (177°C) selama 8 menit hingga bagian pinggirnya mengeras namun bagian tengahnya masih sedikit goyang saat digerakkan.
local_fire_department350°F (177°C), 8 menitPerhatikan
Jangan memanggang terlalu lama
keluarkan segera saat pinggirannya sudah set dan bagian tengah masih sedikit bergoyang, jika tidak isian curd akan retak dan bertekstur kenyal keras
Biarkan lemon tart dingin sepenuhnya di suhu ruang di atas rak kawat selama 30 menit, lalu simpan di dalam kulkas selama minimal 2 jam (atau semalaman) hingga dingin dan set sempurna. Setelah dingin, lepaskan ring luar loyang tart perlahan. Selipkan pisau tipis atau spatula di antara bagian bawah kulit tart dan dasar logam untuk melepaskannya, lalu pindahkan ke piring saji. Potong rapi dengan pisau tajam dan hias dengan krim kocok (1/2 cangkir), 8 buah raspberry segar, serta taburan gula halus (1 sdt).
Perhatikan
Pastikan tart sudah benar-benar dingin dan padat sebelum melepas dasar loyang dan memotongnya
jika masih hangat, isian akan meleleh dan hancur






