Ukur 4 cangkir beras idli, 1 cangkir urad dal utuh tanpa kulit, dan 1 sdt biji kelabat.
Perhatikan
Jangan gunakan urad dal stok lama atau urad dal belah, jika tidak idli tidak akan menjadi lembut.
Detail resep dihasilkan oleh AI dari video dan mungkin mengandung kesalahan — hanya sebagai referensi.
scheduleSiapkan lebih dulu
Ukur 4 cangkir beras idli, 1 cangkir urad dal utuh tanpa kulit, dan 1 sdt biji kelabat.
Perhatikan
Jangan gunakan urad dal stok lama atau urad dal belah, jika tidak idli tidak akan menjadi lembut.
Cuci bersih beras, urad dal, dan biji kelabat yang sudah diukur, lalu rendam dalam banyak air selama 5 jam.
Perhatikan
Rendam selama 5 jam penuh agar biji melunak dengan baik untuk penggilingan yang halus.
Pindahkan urad dal dan biji kelabat yang sudah direndam ke dalam wet grinder. Giling dengan baik sambil menambahkan air sedikit demi sedikit hingga adonan urad dal menjadi ringan, mengembang, dan volumenya bertambah dua kali lipat. Uji dengan menjatuhkan sedikit adonan ke dalam air; adonan harus mengapung. Keluarkan adonan urad dal dari grinder.
Perhatikan
Tambahkan air sedikit demi sedikit
jangan terlalu banyak menambahkan air sekaligus, jika tidak adonan akan menjadi terlalu encer dan gagal mengembang
Masukkan beras yang sudah direndam secara bertahap ke dalam grinder dan giling hingga konsistensi rava yang halus, sambil menambahkan sedikit demi sedikit air. Setelah selesai, masukkan kembali adonan urad dal yang sudah disiapkan ke dalam grinder bersama dengan 1.33 sdm garam batu. Giling selama 5 menit lagi agar semuanya tercampur rata.
Perhatikan
Jangan terlalu banyak menambahkan air di awal saat menggiling beras, jika tidak adonan beras akan menjadi terlalu encer dan merusak konsistensi.
Keluarkan adonan dari grinder. Aduk adonan secara menyeluruh dengan tangan Anda untuk memasukkan udara, memastikan adonannya mencapai konsistensi yang jatuh seperti pita tanpa terlalu kental atau terlalu encer. Bagi adonan menjadi 2 wadah untuk memberikan ruang mengembang saat fermentasi.
Perhatikan
Konsistensi adonan tidak boleh terlalu kental atau terlalu encer dan harus jatuh seperti pita
adonan encer membuat idli pipih, sedangkan adonan kental membuat idli keras seperti batu
Tutup wadah dan biarkan adonan berfermentasi setidaknya selama 6 jam hingga mengembang dan volumenya menjadi dua kali lipat.
Perhatikan
Waktu fermentasi bervariasi tergantung iklim
pastikan terfermentasi dengan baik, jika tidak idli tidak akan menjadi lembut dan kenyal
Aduk adonan yang sudah berfermentasi dengan perlahan. Adonan kini siap untuk membuat idli, atau dapat didinginkan di kulkas jika tidak langsung digunakan.
Perhatikan
Aduk perlahan untuk menghindari kempisnya kantong udara yang terbentuk selama fermentasi.
Tangani air mendidih dan pengukus panas dengan hati-hati untuk menghindari luka bakar uap yang parah.
Olesi cetakan idli dengan 1 sdm minyak. Didihkan air di dalam panci pengukus.
local_fire_departmentApi besar untuk mendidihkan airPerhatikan
Didihkan air dengan sempurna sebelum memasukkan piring idli ke dalam, jika tidak idli akan menjadi padat.
Selalu gunakan sarung tangan oven atau kain saat menangani tutup pengukus panas dan rak logam untuk mencegah luka bakar.
Sendokkan adonan yang sudah berfermentasi ke dalam cetakan idli yang sudah diolesi minyak. Letakkan dudukan cetakan di dalam pengukus yang mendidih dan kukus selama 10 hingga 15 menit.
local_fire_departmentApi sedang-besar, 12 menitPerhatikan
Kukus selama 10-15 menit hingga matang sempurna
jangan terlalu lama memasak, jika tidak idli akan mengering
Pegang piring idli panas dengan kain atau sarung tangan untuk menghindari jari Anda terbakar.
Periksa apakah idli sudah matang dengan menusukkan garpu di tengahnya; jika keluar bersih, idli sudah siap. Keluarkan idli menggunakan sendok basah.
Perhatikan
Gunakan sendok basah untuk mengangkat idli, jika tidak permukaan idli yang lembut akan lengket dan robek.
Untuk idli yang dikukus dengan kain, balikkan cetakan di atas piring, perciki air pada kain, dan lepaskan perlahan dari idli.
Perhatikan
Perciki air pada kain sebelum dilepas, jika tidak kain akan menempel dan merobek permukaan idli.