Campurkan 3g ragi instan ke dalam 130g air, tuangkan ke 170g tepung terigu dan aduk menjadi adonan lengket tanpa diuleni. Tutup dan fermentasi selama 8 jam.
Perhatikan
Air ragi harus benar-benar larut, jika tidak fermentasi tidak merata.
Label alergen dihasilkan oleh AI dan mungkin tidak lengkap atau salah. Jika Anda memiliki alergi makanan, selalu periksa sendiri setiap bahan.
Detail resep dihasilkan oleh AI dari video dan mungkin mengandung kesalahan — hanya sebagai referensi.
scheduleSiapkan lebih dulu
Campurkan 3g ragi instan ke dalam 130g air, tuangkan ke 170g tepung terigu dan aduk menjadi adonan lengket tanpa diuleni. Tutup dan fermentasi selama 8 jam.
Perhatikan
Air ragi harus benar-benar larut, jika tidak fermentasi tidak merata.
Tambahkan 65g air, 0.5g garam, 7g gula, 3g kecap asin, 3g kecap manis asin, 10g saus tiram, dan 10g saus char siu ke dalam mangkok, aduk rata dan sisihkan.
Perhatikan
Ukur bumbu dengan akurat agar rasa akhir seimbang.
Tambahkan 25g air dan 10g pati ke dalam mangkok, aduk rata dan sisihkan.
Perhatikan
Aduk kembali larutan pati sebelum dituang agar tidak menggumpal.
Tambahkan sedikit minyak ke wajan, masukkan 100g daging babi potong dan tumis hingga harum. Tambahkan 3g arak masak dan kecap asin, aduk rata, lalu masukkan 50g air. Masak dengan api sedang-kecil hingga minyaknya keluar, lalu angkat dan sisihkan.
local_fire_departmentApi sedang-kecil, sekitar 4 hingga 5 menitPerhatikan
Tumis daging hingga minyaknya keluar dan permukaannya keemasan, jika tidak akan terasa berminyak.
Tinggalkan minyak di wajan, tumis 25g bawang bombay. Tuangkan saus yang sudah disiapkan, didihkan, lalu kecilkan api. Masukkan larutan pati sambil diaduk terus hingga sedikit mengental. Matikan api, masukkan daging babi, aduk rata, dan dinginkan di kulkas selama minimal 2 jam.
local_fire_departmentApi sedang-kecil ke kecil, sekitar 3 menitPerhatikan
Aduk dengan cepat saat menuangkan larutan pati agar tidak menggumpal.
Campurkan 170g tepung terigu, 7g baking powder, 3g ragi instan, dan 50g gula. Tambahkan 3g cuka putih ke adonan biang, campurkan dengan tepung dan uleni menjadi adonan. Jika terlalu kering, tambahkan sedikit air. Pindahkan ke meja, uleni hingga agak halus, lalu tambahkan 15g minyak babi dan uleni selama 13 menit hingga halus dan tidak lengket.
Perhatikan
Tambahkan minyak babi hanya setelah adonan agak halus dan uleni hingga merata, jika tidak minyak akan terpisah.
Taburi meja dengan tepung, gilas adonan menjadi persegi panjang, lipat, dan gilas lagi. Ulangi 3 kali. Terakhir, gulung rapat dari bawah ke atas, jepit sambungannya, bentuk menjadi lonjong, dan bagi rata menjadi 12 bagian (masing-masing sekitar 45g). Tutup dengan plastik wrap.
Perhatikan
Taburi tepung saat menggilas dan melipat agar tidak lengket dan lapisannya merata.
Pipihkan sepotong adonan dan gilas menjadi kulit bundar yang tebal di tengah dan tipis di pinggirnya. Letakkan di selaput jempol kiri, tambahkan isian char siu, dan tekan perlahan. Di atas meja, jepit pinggirannya menjadi tiga bagian. Tekan perlahan di tengah dengan jempol kiri, dorong ke atas untuk menyatukan ketiga ujungnya, jepit ketiga sisinya untuk menutup, bulatkan bagian bawahnya, dan letakkan di dalam kukusan.
Perhatikan
Jepit ketiga sisinya dengan rapat dan bebas dari minyak agar bisa merekah dengan sempurna.
Tutup dan kembangkan pada suhu ruangan sekitar 25°C selama sekitar 20 menit. Adonan yang mengembang akan sedikit lebih besar, pinggirannya mulai sedikit retak, dan terasa ringan saat disentuh.
Perhatikan
Periksa apakah pinggirannya sedikit retak dan terasa ringan, over-proof akan merusak hasil rekahan.
Uap air sangat panas saat membuka tutup; miringkan tutup menjauh dari Anda untuk menghindari luka bakar akibat uap pada wajah dan lengan.
Setelah air mendidih, masukkan ke kukusan (satu keranjang setiap kali). Kukus dengan api besar selama 10 menit. Saat waktu habis, matikan api dan langsung buka tutupnya tanpa didiamkan.
local_fire_departmentApi besar, 10 menitPerhatikan
Jangan didiamkan setelah api dimatikan
langsung buka tutupnya agar bakpao tidak mengempis