Masukkan 150g tepung terigu serbaguna dan 0.5 sdm minyak sayur ke dalam mangkuk besar.
Perhatikan
Tepung dan minyak harus dicampur rata terlebih dahulu untuk memastikan tekstur adonan konsisten.
Label alergen dihasilkan oleh AI dan mungkin tidak lengkap atau salah. Jika Anda memiliki alergi makanan, selalu periksa sendiri setiap bahan.
Detail resep dihasilkan oleh AI dari video dan mungkin mengandung kesalahan — hanya sebagai referensi.
Masukkan 150g tepung terigu serbaguna dan 0.5 sdm minyak sayur ke dalam mangkuk besar.
Perhatikan
Tepung dan minyak harus dicampur rata terlebih dahulu untuk memastikan tekstur adonan konsisten.
Tambahkan 120ml air ke dalam panci, panaskan hingga 70-80 derajat Celsius sampai gelembung sangat kecil muncul di bagian bawah, lalu angkat.
local_fire_departmentApi sedang hingga air mencapai 70-80 derajatPerhatikan
Suhu air harus dikontrol pada 70-80 derajat
terlalu panas akan mematangkan tepung dan menghilangkan elastisitas gluten, terlalu dingin adonan kurang lembut
Tuang air panas ke dalam mangkuk tepung, aduk dengan sumpit hingga berbentuk serpihan, lalu uleni menjadi adonan.
Perhatikan
Tuang dan aduk secara bersamaan agar tepung panas merata, jika tidak akan terbentuk gumpalan kering.
Tutup adonan yang sudah diuleni dengan kain kasa dan istirahatkan selama 15 menit.
Perhatikan
Harus ditutup dengan kain kasa yang bisa bernapas, jika tidak permukaan adonan akan terlalu lembap.
Tambahkan 1/3 sdt garam, 1/2 sdt gula, 1/2 sdt jahe cincang, 1 sdt minyak wijen, 1.5 sdm kecap asin, dan 80ml kaldu ayam ke dalam 300g daging babi cincang.
Perhatikan
Kaldu ayam harus ditambahkan dan diaduk ke satu arah, jika tidak isian tidak akan menyerap cairan dan menjadi kering.
Tekuk jari ke dalam saat memotong untuk menghindari luka iris pisau.
Cuci dan cincang halus 80g kale.
Perhatikan
Serat kale kasar, harus dicincang sekecil mungkin agar tidak memengaruhi tekstur dan kepadatan isian.
Masukkan kale cincang ke dalam daging berbumbu, remas perlahan dan campur rata dengan tangan memakai sarung tangan.
Perhatikan
Sayuran dan daging harus tercampur rata, jika tidak beberapa dim sum hanya berisi sayur atau daging saja.
Ambil adonan yang sudah diistirahatkan, uleni lagi di atas talenan bertepung hingga halus, bentuk lonjong, dan potong menjadi 16 bagian.
Perhatikan
Potong potongan adonan sama besar, jika tidak ukuran dan ketebalan kulit dim sum akan berbeda.
Taburi adonan kecil dengan tepung agar tidak lengket, tutup dengan kain, pipihkan masing-masing dan gilas menjadi kulit yang tipis dan bundar.
Perhatikan
Gilas bagian tepi sedikit tipis dan bagian tengah sedikit tebal agar tidak mudah robek saat diisi.
Letakkan sekitar satu sendok makan isian di tengah setiap kulit, lipit dengan jari untuk menutupnya menjadi bentuk dim sum.
Perhatikan
Bagian tepi harus dijepit rapat, jika tidak kuah akan bocor saat dikukus.
Potong 16 lembar kecil kertas roti dan letakkan terpisah di atas lubang ventilasi bagian bawah kukusan besar.
Perhatikan
Kertas roti harus diletakkan terpisah dan jangan menutupi seluruh bagian bawah kukusan, jika tidak uap akan terhalang.
Hati-hati terhadap luka bakar uap saat memindahkan atau membuka tutup kukusan yang panas, gunakan sarung tangan tahan panas.
Letakkan dim sum di atas kertas roti, taruh kukusan di atas panci air mendidih, dan kukus dengan api sedang-tinggi selama 12 menit.
local_fire_departmentApi sedang-tinggi kukus selama 12 menitPerhatikan
Jangan gunakan api yang terlalu besar, jika tidak uap mendidih yang kuat akan memecahkan kulit atau menyebabkannya melepuh.
Dalam mangkuk, tambahkan 1 sdt saus Sriracha, 1 sdt cuka balsamic, dan 1 sdt kecap asin dengan rasio 1:1:1, aduk rata.
Perhatikan
Rasio kecap asin, cuka, dan saus harus 1:1:1 secara ketat, jika tidak rasa asam, pedas, dan asin tidak seimbang.