Ayak 200g tepung tapioka hingga halus dan bebas dari gumpalan.
Perhatikan
Tepung tapioka harus diayak dengan benar, jika tidak gumpalan akan merusak tekstur.
Detail resep dihasilkan oleh AI dari video dan mungkin mengandung kesalahan — hanya sebagai referensi.
Ayak 200g tepung tapioka hingga halus dan bebas dari gumpalan.
Perhatikan
Tepung tapioka harus diayak dengan benar, jika tidak gumpalan akan merusak tekstur.
Ayak 40g tepung beras hingga halus.
Perhatikan
Ayak tepung beras dengan lembut untuk memastikan tekstur halus.
Campurkan 130g gula dan 130ml air dalam mangkuk, aduk rata hingga larut dan bening.
Perhatikan
Gula harus benar-benar larut, jika tidak gula yang tidak larut akan mengendap di bawah.
Tuang air gula ke dalam campuran tepung, aduk rata hingga tercampur dengan baik.
Perhatikan
Tuang perlahan sambil diaduk agar tidak menggumpal.
Tuang 300ml santan, aduk perlahan hingga tercampur rata menjadi adonan putih halus tanpa gumpalan.
Perhatikan
Adonan harus dicampur dengan benar tanpa gumpalan, jika tidak teksturnya tidak akan merata.
Bagi adonan menjadi dua bagian secara merata ke dalam mangkuk terpisah.
Perhatikan
Bagi dengan rata untuk memastikan ketebalan lapisan konsisten.
Tambahkan pasta pandan secukupnya ke salah satu bagian adonan, aduk rata hingga berwarna hijau harum.
Perhatikan
Sesuaikan pasta pandan dengan selera, masukkan perlahan agar tidak terlalu pekat.
Hati-hati dengan uap panas saat menangani air mendidih dan panci panas.
Siapkan panci dalam dengan air, letakkan loyang persegi panjang di dalam, panaskan hingga mendidih.
local_fire_departmentApi besar mendidihPerhatikan
Panaskan loyang sebelum air mendidih, jika tidak loyang dingin akan mempengaruhi pengerasan.
Sendok adonan hijau ke dalam loyang, ratakan di bagian bawah.
local_fire_departmentApi sedang-besarPerhatikan
Aduk adonan sebelum dituang untuk memastikan konsistensi merata.
Tutup panci dan kukus dengan api besar selama 3 menit hingga lapisan hijau pertama mengeras.
local_fire_departmentApi besarPerhatikan
Kontrol waktu pengukusan dengan cermat agar lapisan tetap jelas.
Hati-hati dengan uap panas saat membuka tutup panci.
Buka tutup, tuang adonan putih secara merata di atas lapisan hijau yang sudah matang.
local_fire_departmentApi besarPerhatikan
Pastikan lapisan sebelumnya sudah keras sebelum menuang adonan baru.
Tutup dan kukus dengan api besar selama 3 menit hingga adonan putih mengeras.
local_fire_departmentApi besarPerhatikan
Jaga konsistensi jumlah tiap lapisan agar ketebalan merata.
Untuk lapisan putih terakhir, tutup dan kukus dengan api besar selama 10 menit hingga benar-benar matang.
local_fire_departmentApi besarPerhatikan
Lapisan terakhir butuh 10 menit penuh agar matang merata, jika tidak bagian tengah mentah.
Loyang yang baru dikukus sangat panas, kenakan sarung tangan tahan panas saat mengangkatnya.
Keluarkan kue yang sudah dikukus dan letakkan di rak kawat hingga benar-benar dingin.
Perhatikan
Harus benar-benar dingin sebelum dipotong, jika tidak akan menempel pada pisau dan hancur.
Lepaskan kue yang sudah dingin dengan menyayat pisau di sepanjang pinggiran loyang lalu balikkan.
Perhatikan
Jaga pisau tetap dekat dengan pinggiran saat melepas agar permukaan kue tidak rusak.
Gunakan pemotong bergerigi untuk mengiris kue lapis menjadi potongan kecil yang seragam.
Perhatikan
Jaga pemotong tetap bersih dan potong dengan rapi.
Susun rapi kue lapis pandan santan yang sudah diiris di atas piring untuk disajikan.