Waspadai cipratan sari cabai saat mencincang. Hindari mengucek mata atau menyentuh wajah dengan tangan yang terkena cabai.
Tuang 250g cabai rawit merah segar ke dalam ember kayu dan cincang manual menggunakan sekop dapur khusus; jangan gunakan mesin penggiling. Tambahkan 50g garam saat mencincang (rasio 5:1) hingga menjadi butiran berukuran biji kedelai. Masukkan ke dalam tempayan tanah liat, tutup rapat dengan segel air di pinggiran mulut tempayan, dan fermentasikan selama 1 hingga 2 bulan hingga harum beraroma fermentasi.
Perhatikan
Cabai harus dicincang manual dengan pisau sekop hingga seukuran biji kedelai
menggunakan mesin penggiling akan merusak serat dan menghilangkan aroma segar. Jaga agar alur mulut tempayan selalu terisi air garam encer untuk mencegah masuknya udara dan timbulnya jamur






