Cuci tangan hingga bersih setelah memegang telur mentah untuk mencegah kontaminasi silang.
Pecahkan 4 butir telur ke dalam mangkuk kaca yang bersih.
Perhatikan
Pecahkan telur dengan perlahan agar pecahan cangkang telur tidak jatuh ke dalam mangkuk.
Label alergen dihasilkan oleh AI dan mungkin tidak lengkap atau salah. Jika Anda memiliki alergi makanan, selalu periksa sendiri setiap bahan.
Detail resep dihasilkan oleh AI dari video dan mungkin mengandung kesalahan — hanya sebagai referensi.
Cuci tangan hingga bersih setelah memegang telur mentah untuk mencegah kontaminasi silang.
Pecahkan 4 butir telur ke dalam mangkuk kaca yang bersih.
Perhatikan
Pecahkan telur dengan perlahan agar pecahan cangkang telur tidak jatuh ke dalam mangkuk.
Kocok perlahan 4 butir telur dengan sumpit hingga kuning dan putih telur menyatu tanpa mengocok berlebihan.
Perhatikan
Jangan mengocok terlalu kuat atau terlalu lama, jika tidak banyak udara akan masuk dan membentuk busa.
Tuang kocokan telur ke mangkuk ukur yang lebih kecil untuk melihat dan mencatat volume tingginya (sekitar 150 ml untuk 4 butir telur).
Perhatikan
Rasio harus dihitung berdasarkan volume bukan berat, jika tidak tim telur akan terlalu cair.
Tambahkan 375 ml kaldu ayam kalengan (2.5 kali volume cairan telur) ke dalam telur, lalu aduk perlahan dengan sumpit hingga tercampur rata.
Perhatikan
Harus menggunakan kaldu ayam kalengan atau air yang sudah dimasak
oksigen dalam air mentah akan membentuk gelembung saat dikukus
Tuang perlahan campuran cairan telur ke dalam piring kukus porselen oval, isi hingga sekitar 80% penuh dan jangan terlalu penuh.
Perhatikan
Jangan mengisi piring hingga penuh, jika tidak plastic wrap akan menempel pada telur dan merusak bagian pinggirnya.
Tutup piring kukus rapat-rapat dengan plastic wrap di sepanjang tepi, biarkan sedikit kendur dan jangan ditarik terlalu kencang.
Perhatikan
Jangan menarik plastic wrap terlalu kencang karena uap panas akan membuatnya menggelembung
jika terlalu kencang bisa pecah atau menekan telur
Uap panas dalam panci sangat tinggi; letakkan piring dengan hati-hati agar tangan tidak tertembak uap panas.
Didihkan air dalam kukusan, pasang rak kukus, lalu letakkan piring telur yang sudah ditutup secara rata di tengah rak.
local_fire_departmentApi besar hingga beruapPerhatikan
Air dalam kukusan tidak boleh terlalu tinggi hingga menyentuh piring, jika tidak lapisan bawah telur akan terlalu matang dan menggumpal.
Ganjal tutup panci dengan sumpit agar ada celah kecil untuk melepaskan panas, atur ke api sedang-kecil dan kukus selama 20 menit hingga padat.
local_fire_departmentApi sedang-kecil, sekitar 20 menitPerhatikan
Jangan menggunakan api yang terlalu besar dengan tutup rapat
suhu terlalu tinggi akan membuat cairan telur bergetar dan permukaannya berkerut
Piring porselen yang baru dikukus sangat panas; jangan pernah dipegang dengan tangan kosong, gunakan kain tebal untuk mencegah luka bakar.
Matikan api setelah 20 menit, buka tutup panci, bungkus kedua ujung piring kukus yang panas dengan kain lap tebal, lalu angkat dengan hati-hati.
Perhatikan
Pegang piring dengan stabil saat diangkat agar tim telur yang lembut tidak tumpah.
Pegang salah satu ujung plastic wrap dan tarik ke atas sekaligus dengan lancar, pastikan tetesan air kondensasi tidak menetes ke permukaan telur.
Perhatikan
Jangan biarkan bagian tengah plastic wrap terkulai saat dibuka, jika tidak tetesan air uap akan merusak permukaan telur yang mulus.
Periksa tim telur; permukaannya harus mulus bagai cermin tanpa gelembung. Sendok untuk menikmati tekstur lembutnya, dan sajikan selagi panas.
Perhatikan
Tidak perlu menambahkan kecap atau daun bawang lagi untuk mempertahankan tampilan permukaan cermin yang sempurna dan rasa gurih alami kaldu.