Tuang 200g tepung terigu protein rendah ke dalam ayakan dan ayak ke dalam mangkuk kaca besar hingga menjadi bubuk halus.
Perhatikan
Tepung harus diayak, jika tidak gumpalan tepung akan tersisa dan mempengaruhi kelembutan scone.
Label alergen dihasilkan oleh AI dan mungkin tidak lengkap atau salah. Jika Anda memiliki alergi makanan, selalu periksa sendiri setiap bahan.
Detail resep dihasilkan oleh AI dari video dan mungkin mengandung kesalahan — hanya sebagai referensi.
scheduleSiapkan lebih dulu
Tuang 200g tepung terigu protein rendah ke dalam ayakan dan ayak ke dalam mangkuk kaca besar hingga menjadi bubuk halus.
Perhatikan
Tepung harus diayak, jika tidak gumpalan tepung akan tersisa dan mempengaruhi kelembutan scone.
Ambil 50g mentega tawar dingin dari lemari es, potong menjadi dadu kecil dengan pisau, dan sisihkan.
Perhatikan
Mentega harus tetap dingin dan padat, jika tidak mentega akan meleleh saat digosok dan membuat adonan liat sehingga kehilangan tekstur renyahnya.
Masukkan potongan mentega dingin ke dalam tepung yang sudah diayak, gunakan ujung jari untuk menggosok mentega dan tepung dengan cepat hingga campuran berbutir halus seperti remah roti.
Perhatikan
Gunakan hanya ujung jari untuk menggosok dengan cepat dan hindari telapak tangan, jika tidak panas tubuh akan melelehkan mentega dan merusak lapisan scone.
Tambahkan 30g gula pasir dan 6g baking powder ke dalam adonan tepung remah, aduk perlahan dengan spatula silikon hingga bahan kering tercampur rata.
Perhatikan
Aduk perlahan dengan spatula secukupnya sampai rata, hindari mengaduk berlebihan atau menekan adonan.
Kocok lepas 1 butir telur utuh terlebih dahulu, masukkan bersama 1 butir kuning telur ke dalam mangkuk, lalu aduk balik perlahan dengan spatula hingga terbentuk remahan kasar.
Perhatikan
Telur utuh harus dikocok lepas sebelum dimasukkan, jika tidak penyebaran putih dan kuning telur tidak merata sehingga kelembapan adonan tidak seragam.
Tambahkan 10g yogurt tawar dan 20g susu cair segar, aduk balik dan tekan perlahan dengan spatula hingga tidak ada tepung kering yang tersisa dan adonan menyatu lembut.
Perhatikan
Hentikan pengadukan segera setelah tidak ada tepung kering yang terlihat, jangan menguleni berlebihan jika tidak gluten akan terbentuk dan membuat scone alot seperti roti.
Bentangkan plastik wrap di meja, pindahkan adonan ke tengahnya, bungkus rapat dan pipihkan dengan telapak tangan, lalu dinginkan di lemari es selama 1 jam (3600 detik) hingga dingin dan padat.
Perhatikan
Waktu pendinginan harus cukup 1 jam, jika tidak mentega yang lembek akan membuat adonan lengket saat digilas dan dicetak sehingga lapisannya gagal.
Taburi meja kerja dengan sedikit tepung, buka bungkus adonan yang sudah didinginkan, taburkan 20g kismis secara merata di atasnya, lalu tekan perlahan dengan jari.
Perhatikan
Taburkan hanya selapis tipis tepung di meja kerja, jangan terlalu banyak agar kelebihan tepung tidak membuat adonan menjadi kering.
Gunakan scraper untuk memotong adonan menjadi dua bagian, tumpuk satu bagian di atas yang lain dan tekan perlahan dengan telapak tangan; ulangi proses potong dan tumpuk ini sebanyak 4 hingga 5 kali hingga kismis merata dan terbentuk lapisan-lapisan adonan.
Perhatikan
Harus menggunakan metode potong dan tumpuk untuk membentuk lapisan dan jangan diuleni seperti roti, jika tidak gluten berlebih akan merusak lapisan dan mencegah scone mengembang serta merekah.
Gilas adonan yang telah dilipat secara perlahan menggunakan rolling pin hingga ketebalannya merata sekitar 2cm.
Perhatikan
Ketebalan adonan harus dijaga sekitar 2cm
jika digilas terlalu tipis, scone tidak akan mengembang tinggi dan gagal membentuk belahan khasnya
Celupkan tepi pemotong scone bulat 5cm ke dalam tepung, tekan tegak lurus ke bawah adonan untuk memotong bulatan; kumpulkan sisa adonan secara perlahan, gilas kembali setebal 2cm, dan cetak lagi hingga menghasilkan total sekitar 8 buah scone.
Perhatikan
Tekan pemotong lurus ke bawah dan angkat lurus ke atas tanpa memutarnya, jika tidak pinggiran potongan akan tersegel dan scone tidak dapat mengembang merekah.
Gunakan kuas kue lembut untuk membersihkan sisa tepung berlebih dari bagian atas dan samping setiap bulatan scone hingga bersih.
Perhatikan
Sisa tepung harus dibersihkan secara menyeluruh, jika tidak tepung akan menggumpal saat diolesi kuning telur dan merusak tampilan.
Alasi loyang dengan kertas roti, susun bulatan scone dengan memberi jarak diantaranya, lalu olesi bagian atasnya secara merata dengan 1 butir kuning telur kocok menggunakan kuas silikon.
Perhatikan
Oleskan kuning telur hanya pada permukaan atas dan jangan sampai menetes ke samping, jika tidak olesan telur akan mengunci tepi potongan dan menghalangi scone mengembang.
Selalu gunakan sarung tangan tahan panas saat mengeluarkan loyang panas dari oven, menyentuhnya dengan tangan kosong akan menyebabkan luka bakar parah.
Letakkan loyang di rak tengah oven yang telah dipanaskan pada suhu 170°C dan panggang selama 20 menit (1200 detik) hingga scone mengembang tinggi dengan belahan tengah yang jelas dan permukaan berwarna kuning kecokelatan mengilap.
local_fire_departmentOven pada 170°C, 20 menitPerhatikan
Jangan membuka pintu oven selama proses pemanggangan, jika tidak suhu yang turun drastis akan membuat scone kempis dan gagal merekah.
Pindahkan scone ke rak pendingin dan biarkan dingin selama sekitar 10 menit (600 detik) hingga hangat; belah perlahan secara horizontal dengan tangan mengikuti garis retakan tengah, olesi dengan 2 sdm selai bluberi dan 2 sdm clotted cream, lalu nikmati selagi hangat.
Perhatikan
Belah scone perlahan dengan tangan mengikuti belahan alaminya, jangan memotong dengan pisau karena tekanan pisau akan memadatkan tekstur remah yang lembut.